Kamis, 15 November 2012

Investasi Di Aceh

kantor bursa efek perwakilan aceh
kantor bursa efek perwakilan aceh 
Banda Aceh - Bursa Efek Indonesia (BEI) kantor perwakilan Aceh tahun 2013 memprediksikan akan terjadi peningkatan penanam modal di Aceh. Keyakinan ini dilihat dari animo masyarakat sejak di dirikan BEI perwakilan Aceh sejak tahun 2011. Selain itu juga Aceh sudah untuk berinvestasi sebagaimana riset yang dilakukan BEI.

Saat ini BEI perwakilan Aceh telah memiliki nasabah sebanyak 1000 orang lebih kurun waktu periode tahun 2012. Sedangkan nasabah yang aktif melakukan transaksi sahamnya sebanyak 600 orang. Sedangkan pada tahun 2013 mendatang BEI perwakilan Aceh akan menargetkan 3000 sampai dengan 3500 penanam saham di Aceh.
Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Trainer Staff on Capital Market Information Center-Banda Aceh Marketing Division Hendi Prayogi,SE pada The Globe Journal kamis (1/11) di kantor perwakilan Aceh BEI Lueng Bata.
"Penanam modal di BEI Aceh banyak individu, sangat kurang bagi pengusaha, namun kita akan terus upayakan agar meningkat penanam modal di Aceh,"kata Hendi Prayogi pada The Globe Journal Kamis (1/11).
Secara nasional transaksi sahan setiap harinya mencapai Rp.4,5 triliun. Namun khusus untuk Aceh tentunya masih relatif kecil transaksinya. Hal ini akibat BEI perwakilan Aceh masih baru keberadaan di Aceh. Selebihnya, kata Hendi, masyarakat Aceh masih kurang pengetahuan menyangkut dengan bursa saham.
Keyakinan Aceh dimasa yang akan datang akan lebih berkembang bukan tidak didukung oleh data. Ini juga hasil dari riset yang dilakukan oleh tim BEI sebelumnya."Hasil riset Aceh memiliki peluang investasi yang tinggi dan aman,"kata Hendi.
Selebihnya, hasil riset juga menunjukkan bahwa orang Aceh memiliki minat investasi tinggi. Ia mencontohkan orang Aceh selama ini senang berinvestasi emas dan benda logam mulia lainnya.
Oleh karenanya, kata Hendi kembali, BEI akan menjadi tempat investasi alternatif bagi masyarakat Aceh. Masyarakat bisa menanam modalnya sesuai dengan dana yang dimilikinya.
"Dengan modal awal Rp.5 juta, sudah bisa membeli saham setiap harinya,"tukas Hendi.
Oleh karena itu, ia sangat berharap dimasa yang akan datang. Khususnya pada tahun 2013 mendatang akan ada pengusaha dan perusahaan swasta lainnya bisa berinvestasi pada BEI. Ini agar roda perekonomian Aceh bisa jauh lebih berkembang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar