Selasa, 04 Desember 2012

BPS: Indonesia Lebih Banyak Mengimpor daripada Ekspor

Metrotnews.com, Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan nilai perdagangan mengalami defisit sebesar 1,5 miliar Dolar AS hingga Oktober 2012. Faktor utama defisit yaitu peningkatan impor bahan bakar minyak.


Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Sasmito Hadi Wibowo mengatakan nilai impor Indonesia mencapai 17,21 miliar Dolar AS. Nilai itu naik 12,16 persen dibanding September.

Sementara nilai ekspor hanya 15,67 miliar Dolar AS pada Oktober 2012. Nilai ekspor mengalami penurunan sebesar 7,61 persen ketimbang September. Selisih itu pun memicu defisit pada perdagangan Indonesia.

Menurut Hadi, defisit itu merupakan yang tertinggi dalam catatan BPS. Kondisi itu juga mengakibatkan defisit pada perdagangan barang dalam negeri sebesar 516 juta Dolar AS selama Januari hingga Oktober.(RRN)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar